Monday, 26 October 2015

ARTI PENTING ORGANISASI, METODE, CIRI-CIRI, UNSUR, DAN TEORI

PENGERTIAN ORGANISASI

  1. W.J.S. Poerwadarminta
    Organisasi merupakan susunan dan aturan dari berbagai bagian (orang atau kelompok) sehingga menjadi satu kesatuan yang teratur dan tertata. 
  2. Janu Murdiyamoko & Citra Handayani
    Organisasi merupakan sebuah sistem sosial yang mempunyai identitas kolektif secara tegas, progja yang jelas, prosedur dan cara kerja, serta daftar anggota yang secara terperinci.
  3. Max Weber 
    Organisasi ialah suatu kerangka terstruktur yang di dalamnya berisikan wewenang, tanggung jawab dan pembagian kerja untuk menjalankan masing-masing fungsi tertentu.
  4. M. Dahlan Al Barry
    Organisasi merupakan pengaturan dan penyusunan bagian-bagian tertentu hingga menjadi satu kesatuan, aturan dan susunan dari berbagai bagian sehingga menjadi satu kesatuan yang teratur dan gabungan kerja sama untuk mencapai tujuan tertentu.
  5. Chester I. Bernard
    Organisasi merupakan sebuah sistem kegiatan kerja sama yang dilakukan oleh dua orang ataupun lebih untuk melaksanakan suatu aktivitas yang didalamnya memerlukan komunikasi dengan pencapaian tujuan bersama. Barnard menekankan peranan pada setiap orang anggotanya yang harus diberikan informasi dan motivasi dan sebagian sebagian anggota lainnya yang harus membuat keputusan. 
  6. Richard Scott
    Organisasi merupakan suatu kolektivitas yang disengaja & dibentuk untuk mencapai suatu tujuan tertentu yang didasarkan pada asas kelangsungan.
  7. Stephen P. Robbinss
  8. Organisasi merupakan suatu kesatuan sosial yang dikoordinasikan dengan batasan-batasan yang relatif dapat diidentifikasi dan bekerja terus menerus untuk mencapai tujuan bersama. 
  9. Stoner
    Organisasi ialah suatu pola hubungan melalui orang atau sekelompok orang di bawah pengarahan manajer untuk mengejar tujuan bersama.
  10. Victor A. Thompson
    Organisasi merupakan suatu integrasi dari sejumlah orang yang ahli yang bekerja sama dengan sangat rasional & impersonal untuk mencapai tujuan - tujuan yang spesifik &telah disepakati sebelumnya.
  11. James D. Mooney
    Organisasi ialah suatu bentuk perserikatan orang atau sekelompok manusia untuk mencapai tujuan bersama yang telah di sepakati.
  12. Kochler
    Organisasi merupakan sebuah sistem terstruktur yang mengkoordinasikan usaha tertentu oleh suatu kelompok orang untuk mencapai tujuan.
  13. Schein
    Organisasi ialah suatu bentuk koordinasi segala aktivitas yang rasional oleh sejumlah orang untuk mencapai tujuan melalui pembagian dalam pekerjaan & fungsi hirarki otoritas serta tanggungjawab masing-masing anggota. 
Jadi, kesimpulan organisasi ialah suatu kumpulan beberapa orang yang bekerjasama dengan sportif dan tanggung jawab yang dilakukan secara sadar untuk mencapai tujuan yang diinginkan. 


MANAJEMEN DAN ORGANISASI

Apakah Manajemen itu ?
Begitu luasnya pengertian manajemen sehingga tidak ada definisi yang secara konsisten digunakan oleh semua orang. Dalam hal ini dua definisi manajemen dikemukan sebagi berikut :
1.      Mary Parker Follet, manajemen merupakan seni (art) dalam meyelesaikan pekerjaan melalui orang lain.
2.      James AF Stoner, manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan usaha-usaha anggota organisasi dan penggunaan sumber daya-sumber daya organisasi lainnya agar mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
3.      Luther Gullick, manajemen suatu ilmu (science).
4.      James H. Donnelly Jr.; James L. Gibson; dan Jhon M. Ivancevich, manajemen adalah proses dari seseorang atau beberapa individu untuk mengkoordinasi kegiatan-kegiatan dari orang lain untuk memperoleh hasil yang tidak dapat dilakukan seorang individu saja.
5.      Karthryn M. Bartol dan David C. Marten, manajemen adalah proses untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi dengan melakukan kegiatan-kegiatan dari empat fungsi utama yaitu merencanakan (planning), mengorganisasi (organizing), memimpin (leading), dan mengendalikan (controlling).
6.      Chuck Williams (2001), manajemen adalah menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Jadi seorang manajer bukanlah mengerjakan semua pekerjaan sendiri. Dia bekerja melalui orang-orang yang memiliki kemampuan-kemampuan teknis di lapangan, tanpa mengerjakan teknisnya (walaupun bukan berarti seorang manajer tidak memiliki kemampuan teknis).
7.      Murti Sumarni-John Soeprihanto (1995), manajemen merupakan suatu proses yang terdiri atas kegiatan-kegiatan mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian, dan pengendalian yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran-sasaran melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber daya yang lain. Pemanfaatan sumber daya-sumber daya lain dalam perusahaan meliputi sumber daya bahan baku produksi, sumber keuangan, mesin-mesin, dan cara yang digunakan dalam pemanfaatan yang efisien dan efektif.

Apakah Manajer itu ?
Manajer adalah orang yang bertanggung jawab atas hasil kerja orang-orang yang ada di dalam organisasi. Manajer sebagai perencana, pengorganisasi, pemimpin dan pengendali pelaksanaan aktivitas sehari-hari organisasi.
Stoner menyatakan bahwa manajer adalah :
1.      Manajer bekerja dengan dan melalui orang lain.
2.      Manajer bertanggungjawab dan mempertanggungjawabkan.
3.      Manajer menyelaraskan tujuan yang saling bertentangan dan menentukan prioritas.
4.      Manajer harus berpikir secara analitis dan konseptual.
5.      Manajer adalah mediator.
6.      Manajer adalah politikus.
7.      Manajer adalah diplomat.
8.      Manajer adalah symbol.
9.      Manajer harus mampu mengambil keputusan yang sulit.

Seorang manajer yang efektif adalah seorang manajer yang mampu membuat suatu pekerjaan terselesaikan dan menjaga tingkat kepuasan yang tinggi di tempat kerja.”
Pengamatan menunjukkan bahwa manajer yang melaksanakan fungsi manajemen dengan baik adalah seorang manajer yang lebih berhasil. Makin banyak waktu yang digunakan oleh seorang manajer untuk merencana, semakin besar keuntungan yang diperoleh perusahaan mereka, karena fungsi perencanaan memegang peranan penting dalam keseluruhan fungsi manajemen.
Dalam melaksanakan tugas sehari-hari seorang manajer memegang beberapa peranan untuk mencapai tujuan organisasi. Tiga peranan utama manajer menyangkut sebagai berikut :
1). Peran interpersonal, yaitu peranan seorang manajer dalam berinteraksi dengan berbagai pihak yang akan membantu berhasilnya pelaksanaan tugas, baik pihak dalam perusahaan maupun pihak luar perusahaan.
a. Peranan figure bapak (Figurehead)
Simbol pemimpin perusahaan; diperlukan untuk menjalankan sejumlah kewajiban rutin yang bersifat legal dan social, contoh : memberi ucapan selamat datang kepada para pengunjung, penandatanganan surat resmi,dst.



b. Peranan Pimpinan (Leader)
Bertanggung jawab untuk memotivasi dan mengaktifkan bawahan; mengisi posisi kosong (staffing), melatih, dan tugas-tugas terkait, contoh : melakukan hampir seluruh kegiatan yang melibatkan bawahan.
c. Peranan Penghubung (Liaison)
Memelihara suatu jaringan kontak luar yang mendukung dan juga penghubung pihak dalam, contoh : membalas surat-surat, melakukan kerja dewan urusan luar, yang melibatkan puhak-pihak luar.

2) Peran informasional, yaitu peranan seorang manajer dalam pemberian, penerimaan dan penganalisaan informasi, menyangkut pengawas, penyebar informasi dan juru bicara.
a. Memantau (Monitor)
Manajer selalu aktif mencari informasi yang dapat bermanfaat untuk organisasi, contoh membaca terbitan-terbitan periodik dan laporan-laporan, memelihara kontak pribadi.
b. Penyebar (Disseminator)
Manajer mendistribusikan informasi yang diperolehnya kepada pihak lain, khususnya kepada bawahannya agar bawahan mampu mengerjakan tugasnya dengan baik, contoh : Mengadakan pertemuan-pertemuan untuk maksud informasi; menelpon untuk meneruskan informasi.
c. Jurubicara (Spokesman)
Manajer sebagai wakil organisasi dalam menyampaikan informasi ke pihak luar, contoh : menyelenggarakan rapat dewan, memberikan informasi ke media.

3). Peran pengambil keputusan, yaitu peranan seorang manajer dalam memanfaatkan informasi untuk membuat keputusan dalam memecahkan masalah atau melihat kesempatan yang ada.
a. Kewirausahaan (Entrepreunership)
Manajer mengambil keputusan-keputusan penting seperti peluncuran produk baru, penggabungan usaha dll, contoh : rapat strategis dan tinjauan ulang yang melibatkan prakarsa atau rancangan proyek perbaikan.

b. Pengendali gangguan (Disturbance Handler)
Manajer diharapkan bisa menyelesaikan gangguan-gangguan yang mungkin muncul, contoh : mengorganisasikan strategi dan sesi kaji-ulang yang melibatkan gangguan dan kritis.
c. Pengalokasi sumberdaya (Resource Allocator)
Manajer harus mengalokasikan sumberdaya yang terbatas agar tujuan organisasi dapat dicapai dengan efisien, contoh : penjadwalan, permintaan otoritas, menyelenggarakan kegiatan apapun yang melibatkan anggaran dan program kerja bawahan.
d. Perunding (Negotiator)
Manajer melakukan negosiasi dengan pihak-pihak yang berkaitan, contoh : berperan serta dalam perundingan kontrak serikat pekerja.

MANAJEMEN DAN TATA KERJA
Tata kerja atau metode adalah satu cara bagaimana (how) agar sumber – sumber dan waktu yang tersedia dan amat diperlukan dapat dimanfaatkan dengan tepat sehingga proses kegiatan manajemen dapat dilaksanakan dengan tepat pula.
Dengan tata kerja yang tepat mengandung arti bahwa proses kegiatan pencapaian tujuan sudah dilakukan secara ilmiah dan praktis, disamping itu pemakaian tata kerja yang tepat pada pokoknya ditujukan untuk :
a) Menghindari terjadinya pemborosan di dalam penyalahgunaan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.
b) Menghindari kemacetan-kemacetan dan kesimpangsiuran dalam proses pencapaian tujuan.
c) Menjamin adanya pembagian kerja, waktu dan koordinasi yang tepat.
Jadi hubungan antara manajemen dan tat kerja dapat dilukiskan seperti dibawah ini :
Manajemen : Menjelaskan perlunya ada proses kegiatan dan pendayagunaan sumber-sumber serta waktu sebagai factor-faktor yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan demi tercapainya tujuan.
Tata Kerja : Menjelaskan bagaimana proses kegiatan itu harus dilaksanakan sesuai dengan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.

MANAJEMEN, ORGANISASI, TATA KERJA

Eratnya hubungan atau hubungan timbal balik antara ketiga hal tersebut adalah sebagai berikut : 
·         Manajemen : Proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerja sama antar manusia.
·         Organisasi : Alat bagi pencapaian tujuan tersebut dan alat bagi pengelompokkan kerja sama.
·         Tata kerja : Pola cara-cara bagaimana kegiatan dan kerjasama tersebut harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien.
Dari konsep tersebut, jelaslah bahwa baik manajemen, organisasi maupun tata kerja ketiganya diarahkan kepada tercapainya tujuan.

CIRI-CIRI ORGANISASI

Organisasi Mempunyai Tujuan dan Sasaran Utama Untuk Dicapai Bersama-sama
Artinya, organisasi diciptakan tidak untuk kepentingan sendiri, tetapi untuk kepentingan bersama anggota.
Organisasi Mempunyai Aturan
Setiap organisasi mempunyai aturan, aturan tersebut harus ditaati oleh setiap anggota, tujuan aturan tersebut dibuat yaitu supaya organisasi terkendali dan teroganisir.
Organisasi Termanajemen
Seperti pada artikel sebelumnya yaitu Pengertian Tentang Organisasi, Manajemen dan Tata Kerja, untuk mencapai tujuan maka diperlukan kerja team.
Organisasi terkoordinasi
Mengkoordinasi tugas merupakan salah satu tugas manager atau pimpinan, pimpinan yang baik yaitu pimpinan yang mengajarkan anggotanya sebelum memberikan perintah untuk dikerjakan, beda dengan ‘bos’ yang hanya terima beres.
UNSUR-UNSUR ORGANISASI
Organisasi Sebagai Wadah atau Tempat Untuk Bekerja Sama
Organisasi adalah suatu tempat dimana sekelompok orang bersama mencapai suatu tujuan yang ditetapkan, misalnya organisasi buruh bertujuan untuk kepentingan buruh, organisasi wanita bertujuan untuk hak wanita, organisasi mahasiswa bertujuan untuk pencapaian mahasiswa dan sebagainya.
Proses kerja sama sedikitnya antar dua orang
Selain tempat kerja sama suatu organisasi merupakan proses kerja sama, proses tersebut sedikitnya melibatkan antar dua orang, makin banyak orang yang melakukan kerjasama, maka proses organisasi tersebut harus disusun lebih baik dan teroganisir lagi.
Jelas tugas kedudukannya masing-masing
Supaya tidak bentrok atau terjadi kesalahpahaman, setiap anggota organisasi sudah ada tugasnya masing-masing, tugas tersebut disesuaikan dengan keahlian dari setiap anggota, sehingga sudah jelas apa yang harus dilakukan masing-masing anggota.
Ada tujuan tertentu
Suatu perencanaan manager yang baik akan membuat organisasinya menghasilkan hasil yang baik pula, keuntungannya perkerjaan akan efesien dan efektif.
Unsur-unsur Pendukung Organisasi :
  1. Manusia (Man)
  2. Kerjasama
  3. Tujuan Bersama
  4. Peralatan (Equipment)
  5. Lingkungan
  6. Kekayaan alam
  7. Kerangka/Konstruksi mental.
TEORI ORGANISASI
Teori Organisasi adalah suatu teori yang mempelajari kinerja dalam sebuah organisasi, kajiannya yaitu bagaimana caranya membahas bagaimana sebuah organisasi dalam menajalankan fungsi dan menerapkan visi dan misi organisasi tersebut. Lingkungan kerja suatu organisasi dapat mempengaruhi dan terpengaruh oleh orang di dalam suatu organisasi tersebut.
Dalam pembahasan mengenai teori organisasi yang pernah ada dan berlaku dalam sejarah dan perkembangannya hingga sekarang. Teori itu meliputi organisasi klasik, teori organisasi neoklasik dan teori organisasi modern. Berikut pembahasan dari jenis teori ogranisasi.
Teori Organisasi Klasik
Teori klasik (classical theory) atau disebut juga teori tradisional, isinya berupa konsep tentang organisasi dari abad 19, definisi organisasi sebagai struktur hubungan, kekuasaan, tujuan, peranan, kegiatan, komunikasi dan faktor lain yang terjadi karena terlibat kerja sama antar orang.
Teori ini mempunyai efek yang sama yang berkembang dalam tiga dasar anggapan-anggapan, anggapan tersebut yaitu:
  • Teori birokrasi : dikemukakan oleh Max Weber dalam bukunya “The Protestant Ethic and Spirit of Capitalism
  • Teori administrasi : dikembangkan atas dasar sumbangan Henry Fayol dan Lyndall Urwick dari Eropa serta Mooney dan Reiley dari Amerika
  • Manajemen ilmiah : dikembangkan mulai tahun 1900 oleh Frederick Winslow Taylor.
Teori Organisasi Neoklasik
Teori neoklasik dikenal sebagai teori/aliran hubungan manusiawi (The human relation movement). Teori ini dikembangkan atas dasar teori klasik. Tanggapan dalam teori ini adalah menekankan pentingnya aspek psikologis dan sosial sebagai indivudi maupun sebagai bagian kelompok dalam lingkungan kerjanya, dari dasar tanggapan ini teori neoklasik mendifisikan ‘organisasi” memiliki tujuan yang sama.
Teori neklasik dalam hal pembagian kerja diperlukan hal-hal berikut:
  • Partisipasi, yaitu melibatkan setiap orang dalam proses pengambilan keputusan
  • Perluasan kerja (job enlargement) sebagai kebalikan dari pola spesialisasi
  • Manajemen bottom-up yang akan memberikan kesempatan kepada para yunior untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan manajemen puncak.
Teori Organisasi Modern
Herbert Simon menandai teori modern dengan lahirnya gerakan contigency yang menyatakan teori organisasi perlu melebihi prinsip-prinsip yang dangkal  dan disederhanakan untuk suatu kajian mengenai kondisi yang dapat diterapkan prinsip saling bersaing.
Katz dan Robert Kahn dalam bukunya “the social psychology of organization” mengungkapkan perspektif organisasi sebagai suatu sistem terbuka. Dalam buku tersebut mendeskripsikan keunggulan-keunggulan perspektif sistem terbuka untuk menelaah hubungan yang penting dari sebuah organisasi dengan lingkungannya, dan perlunya organisasi menyesuaikan diri terhadap lingkungan yang berubah jika organisasi ingin tetap bertahan
Teori modern atau yang bisa disebut sebagai analisa system pada organisasi merupakan aliran besar ketiga dalam teori organisasi dan manajemen. Teori modern melihat bahwa semua unsur organisasi sebagai satu kesatuan dan saling ketergantungan, yang di dalamnya mengemukakan bahwa organisasi bukanlah suatu system tertutup yang berkaitan dengan lingkungan yang stabil, akan tetapi organisasi merupakan system yang terbuka.
Berikut diatas merupakan Ciri-ciri, Unsur dan Teori Organisasi. Tulisan di atas dikutip dariwikipedia dan sumber-sumber terkait yang diamati, ditiru, dan dimodifikasi.
SUMBER :
http://www.seputarpengetahuan.com/2015/05/pengertian-organisasi-menurut-para-ahli.html
https://sites.google.com/site/manajemendanorganisasi/
http://bangbiw.com/ciri-ciri-unsur-dan-teori-organisasi/

Monday, 5 October 2015

ENGKAU, SANG GUGUR NAN RUPAWAN

Bunga yang gugur dengan indahnya,
yang hidup menciptakan senyum,
yang cerah dan menarik perhatian,
yang harus gugur, dengan keindahan yang rupawan.
Apa yang harus kulakukan?
Ketika dia kekasihku, bunga, mengugurkan diri meninggalkan keindahan dan senyuman
Ingatan yang menyakitkan nan rupawan.
Setidaknya,
Engkau yang indah, bunga
Engkau yang telah hadir dikehidupanku,
Engkau yang membagikan keharuman
Engkau yang menyebarkan kebahagiaan,
Terimakasih akan kehadiranmu.
Selamat jalan,
Engkau nan rupawan
Selamat jalan bunga,

Engkau yang gugur dengan indahnya


by: Ayu Hapsari
06-10-15

Monday, 29 June 2015

MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB


1.   Pengertian Tanggung Jawab

Pada umumnya, Tanggung jawab merupakan suatu kesadaran manusia akan perbuatannya atau tingkah laku yang baik, yang disengaja mupun tidak disengaja. Tanggung jawab juga bisa dikatakan sebagai ciri manusia beradab, dengan kata lain manusia yang berbudaya.
Manusia memiliki rasa bertanggung jawab, karena mereka menyadari akibat baik maupun buruk dari hasil perbuatnnya. Untuk memperolah atau meningkatkan rasa tanggung jawab, dapat kita tempuh dengan usaha usaha melalui pendidikan, keteladanan, dan takwa kepada Tuhan.

2.   Macam - Macam Tanggung Jawab

Bentuk tanggung jawab manusia, memiliki macam yang berbeda beda, berikut macam macam tanggung jawab yang diterapkan oleh manusia ;
  • Tanggung Jawab Terhadap Tuhan
Tuhan telah menciptakan manusia dengan rasa tanggung jawab, yang berarti, kita juga seharusnya mempraktekan rasa tanggung jawab kita keada sang pencipta. Sebagai contoh, para penganut islam, memiliki suatu kegiata yang harus dipertanggung jawabkan kepada sang pencipta, yaitu beribadah.

  • Tanggung Jawab Terhadap Diri Sendiri
Bertanggung jawab kepada diri sendiri itu sangat diperlukan, karena dengan rasa bertanggung jawab ini, kita dapat mengembangkan kepribadian kita sendiri menjadi yang lebih baik. Sebagai contoh, seseorang ada yang cenderung berusaha agar hari esok akan menjadi hari yang luar biasa, lebih dari yang lalu, oleh karena itu, seseorang yang memiliki kepribadian seperti itu, juga akan cenderung memiliki rasa taggung jawab yang tinggi, karena untuk membuat hari esok menjadi lebih baik, dibutuhkannya rasa tanggung jawa terhadap diri sendiri yang besar.

  • Tanggung Jawab Terhadap Keluarga
Keluarga merupakan seorang sanak saudara, sahabat, satu satunya yang akan selalu mendukung kita dari belakang. Rasa tanggung jawab terhadap keluarga sangat diperlukan untuk saling mendukung dan mempercayai. 

  • Tanggung Jawab Terhadap Masyarakat
Pada hakekatnya manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan manusia lain, sesuai dengan kedudukannya sebagai mahluk sosial. Karena membutuhkan manusia lain maka ia harus berkomunikasi dengan manusia lain. Sehingga dengan demikian manusia disini merupakan anggota masyarakat yang tentunya mempunyai tanggung jawab seperti anggota masyarakat yang lain agar dapat melangsungkan hidupnya dalam masyrakat tersebut. Wajarlah apabila segala tingkah laku dan perbuatannya harus dipertanggung jawabkan kepada masyarakat. 

  • Tanggung Jawab Terhadap Negara
Setiap manusia, etiap individu, merupakan warga negara suatu negara. Dalam berkehiduppan dan bertingkah laku, manusia tidak bisa semena mena. Bila perbuatannya salah, mau tidak mau, mereka harus bertanggung jawab terhadap negara.
 3.   Pengabdian dan Pengorbanan


  • Pengabdian
Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran dan pendapat sebagai perwujudan kesetiaan, atau suatu kesetiaan yang di lakukan dengan ikhlas.
Pengabdian itu ada hakekatnya yaitu rasa tanggung jawab. Apabila orang bekerja keras seharian penuh itu untuk mencukupi kebutuhannya. Lain halnya jika kita hanya membantu teman dalam kesulitan mungkin sampai berhari-hari itu bukan pengabdian, tetapi hanya sebuah bantuan saja.

  • Pengorbanan
Pengorbanan berasal dari kata korban yang berarti persembahan, sehingga pengorbanan berarti pemberian untuk menyatakan kebaktian. Dengan demikian pengorbanan yang bersifat kebaktian itu mengandung unsur keikhlasan yang tidak mengharapkan suatu imbalan maupun pamrih dari orang lain.

CONTOH KASUS :


1.  Kasus Lumpur lapindo adalah sebagai contoh bagaiman manusia memiliki tanggung jawab terhadap masyarakat, dan negara. PT. Lapindo, yang kini terus mengganti rugi, berusaha untuk bertanggung jawab akan perlakuannya yang menyebabkan banjir lumpur yang belum terhenti sampai sekarang.

2.  PT. DJARUM, terkenal sebagai pabrik rokok di Indonesia. Banyaknya pertentangan dan akibat yang tidak mengenakan dari rokok. Namun sebagai perusahaan yang berdiri di Indonesia, PT. DJARUM menunjukan rasa tanggung jawab untuk membantu negara mengurus warga negara indonesia, seperti, membangun yayasan Djarum Foundation.

3.  PT. PALYJA, adalah sebuah perusahaan yang menghasilkan air mineral. Perusahaan ini memiliki tanggung jawab tehadap kontribusi melestarikan lingkungan hidup. Oleh karena itu, PT.PALYJA melakukan 
  • Melakukan pelestarian sumber daya alam melalui hasil produksi yang bersih, proses produksi yang bersih, dan penggunaan sumber daya alam yang efisien.
  • Berkontribusi terhadap penurunan tingkat kemiskinan dan perbaikan kesehatan dan sanitasi dengan cara memberikan akses air bersih kepada masyarakat.
  • Menciptakan lingkungan kerja yang baik untuk karyawan dan menjadi mitra yang baik untuk supplier, LSM, pemerintah dan masyarakat sehingga akan memberi reputasi yang baik kepada para pemegang saham.
4.  Di sebuah perusahaan terdapat seorang atasan yang memberikan tanggung jawab kepada pegawainya berupa proyek besar yang harus diselesaikan dalam waktu yang sesingkat mungkin. Kemudian pegawai tersebut dengan sungguh-sungguh segera melaksanakan tugas tersebut dengan baik meskipun harus mengorbankan waktu, tenaga dan pikirannya, akhirnya tugas tersebut pun dapat selesai tepat waktu sesuai keinginan sang atasan, tidak lama kemudian pegawai tersebut dinaikkan jabatannya dan diberikan proyek yang lebih besar lagi. Dari studi kasus tersebut maka menurut pendapat saya setiap tugas atau tanggung jawab yang orang lain berikan kepada kita merupakan suatu faktor penguji yang diberikan seseorang terhadap pribadi kita akan kesadaran dan dedikasi kita terhadap sebuah pekerjaan sehingga nantinya akan membangun kepercayaan seseorang tersebut kepada kita.

SUMBER :

http://id.palyja.co.id/berita-dan-kegiatan/tanggung-jawab-sosial-perusahaan/
https://www.academia.edu/4044365/Contoh_kasus_tanggung_jawab_perusahaan
http://www.pesta.org/arti_pengabdian
https://www.academia.edu/9384609/Manusia_dan_Tanggung_Jawab







Monday, 11 May 2015

MANUSIA DAN KEADILAN

MANUSIA DAN KEADILAN

Pengertian Keadilan

Keadilan adalah hal yang berkaitan dengan sikap dan tindakan dalam hubungan antar manusia, yang berisi tuntutan agar dapat memperlakukan sesama sesuai hak dan kewajibannya. Keadilan berasal dari istilah adil, yang berasal dari bahasa Arab. "Adil" bermakna "tengah", yang memberikan pengartian penuh bahwa asil adalah memberikan apa saja sesuai dengan haknya, tidak berat sebelah, menempatkan semuanya pada posisi tengah. 
Menurut KBBI, Kamu Besar Bahasa Indonesia, keadilan adalah suatu hal yang tidak berat sebelah atau tidak memihak serta tidak sewenang-wenang.
Keadilan berasal dari istilah adil yang berasal dari bahasa Arab. Kata adil berarti tengah, adapun pengertian adil adalah memberikan apa saja sesuai dengan haknya. Keadilan berarti tidak berat sebelah, menempatkan sesuatu ditengah-tengah, tidak memihak, berpihak kepada yang benar, tidak sewenang-wenang. Keadilan juga memiliki pengertian lain yaitu suatu keadaan dalam kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara memperoleh apa yang menjadi haknya sehingga dapat melaksanakan kewajibannya. Sedangkan Pengertian Keadilan Menurut Kamus Bahasa Indonesia (KBBI) adalah suatu hal yang tidak berat sebelah atau tidak memihak serta tidak sewenang-wenang. Menurut kamus besar bahasa indonesia (KBBI) kata adil berasal dari kata adil, adil mempunyai arti yaitu kejujuran, kelurusan, dan keikhlasan yang tidak berat sebelah. 

Keadilan Sosial

Keadilan sosial adalah sebuah keadilan yang sudah menjadi idaman bagi seorang yang berkewarganegaraan. Seperti Indonesia, keadilan sosial menjadi salah satu filosofi, yang dikemukakan oleh presiden soekarno, yang berbunyi,  "Keadilan sosial ialah suatu masyarakat atau sifat suatu masyarakat adil dan makmur, berbahagia buat semua orang, tidak adapenghinaan, tidak ada penindasan, tidak ada penghisapan. Tidak ada exploitation de I'homme par I'homme."

Macam Macam Keadilan

1. Macam-macam atau jenis-jenis keadilan menurut Teori Aristoteles adalah sebagai berikut...
  • Keadilan Komunikatif : Pengertian keadilan komunikatif adalah perlakuan kepada seseorang tampa dengan melihat jasa-jasanya. Contohnya keadilan komunikatif adalah seseorang yang diberikan sanksi akibat pelanggaran yang dibuatnya tampa melihat jasa dan kedudukannya. 
  • Keadilan Distributif : Pengertian keadilan distributif adalah perlakuan kepada seseorang sesuai dengan jasa-jasa yang telah dilakukan. Contoh keadilan distributif adalah seorang pekerja bangunan yang diberi gaji sesuai atas hasil yang telah dikerjakan. 
  • Keadilan Kodrat Alam : Pengertian keadilan kodrat alam adalah perlakukan kepada seseorang yang sesuai dengan hukum alam. Contoh keadilan kodrat alam adalah seseorang akan membalas dengan baik apabila seseorang tersebut melakukan hal yang baik pula kepadanya. 
  • Keadilan Konvensional : Pengertian keadilan konvensional adalah keadilan yang terjadi dimana seseorang telah mematuhi peraturan perundang-undangan. Contoh keadilan konvensional adalah seluruh warga negara wajib mematuhi segala peraturan yang berlaku di negara tersebut. 
  • Keadilan Perbaikan : Pengertian keadilan perbaikan adalah keadilan yang terjadi dimana seseorang telah mencemarkan nama baik orang lain. Contoh keadilan perbaikan adalah seseorang meminta maaf kepada media karna telah mencemarkan nama baik orang lain. 
2. Macam-macam atau jenis-jenis keadilan menurut Teori Plato adalah sebagai berikut... 
  • Keadilan Moral : Pengertian keadilan moral adalah keadilan yang terjadi apabila mampu memberikan perlakukan seimbang antara hak dan kewajibannya. 
  • Keadilan Prosedural : Pengertian keadilan prosedural adalah keadilan yang terjadi apabila seseorang melaksanakan perbuatan sesuai dengan tata cara yang diharapkan 
3. Macam macam keadilan secara umum, adalah sebagai berikut... 
  • Keadilan Komunikatif (Iustitia Communicativa) : Pengertian keadilan komunikatif adalah keadilan yang memberikan kepada masing-masing orang terhadap apa yang menjadi bagiannya dengan berdasarkan hak seseorang pada suatu objek tertentu. Contoh keadilan komunikatif adalah Iwan membeli tas andri yang harganya 100 ribu maka iwan membayar 100 ribu juga seperti yang telah disepakati. 
  • Keadilan Distributif (Iustitia Distributiva) : Pengertian keadilan distributif adalah keadilan yang memberikan kepada masing-masing terhadap apa yang menjadi hak pada suatu subjek hak yaitu individu. Keadilan distributif adalah keadilan yang menilai dari proporsionalitas atau kesebandingan berdasarkan jasa, kebutuhan, dan kecakapan. Contoh keadilan distributif adalah karyawan yang telah bekerja selama 30 tahun, maka ia pantas mendapatkan kenaikan jabatan atau pangkat.  
  • Keadilan Legal (Iustitia Legalis) : Pengertian keadilan legal adalah keadilan menurut undang-undang dimana objeknya adalah masyarakat yang dilindungi UU untuk kebaikan bersama atau banum commune. Contoh keadilan legal adalah Semua pengendara wajib menaati rambu-rambu lalu lintas. 
  • Keadilan Vindikatif (Iustitia Vindicativa) : Pengertian keadilan vindikatif adalah keadilan yang memberikan hukuman atau denda sesuai dengan pelanggaran atau kejatahannya. Contoh keadilan vindikatif adalah pengedar narkoba pantas dihukum dengan seberat-beratnya. 
  • Keadilan Kreatif (Iustitia Creativa) : Pengertian keadilan kreatif adalah keadilan yang memberikan masing-masing orang berdasarkan bagiannya yang berupa kebebasan untuk menciptakan kreativitas yang dimilikinya pada berbagai bidang kehidupan. Contoh keadilan kreatif adalah penyair diberikan kebebasan dalam menulis, bersyair tanpa interfensi atau tekanan apapun. 
  • Keadilan Protektif (Iustitia Protektiva) : Pengertian keadilan protektif adalah keadilan dengan memberikan penjagaan atau perlindungan kepada pribadi-pribadi dari tindak sewenang-wenang oleh pihak lain. Contoh keadilan protektif adalah Polisi wajib menjaga masyarakat dari para penjahat. 
Kejujuran

Kejujuran, adalah sebuah kata yang sangat simple dan sederhana, yang kita keluarkan dalam diri kita, tetapi, terkadang kejujuran akan tersimpan didalam diri kita karena ada rasa ketolak belakangnya dalam mengungkakannya. 
Kejujuran dapat kita anggap sebagi sebuah sikap karena, ia lahir dalam kehidupan kita, dan selalu berada disekitar lingkungan kita.

Perhitungan dan Pembalasan

Perhitungan dan pembalasan bisa digabung menjadi satu yang artinya dimana pada dasarnya suatu hak yang ada didalam diri manusia mengenai suatu masalah yang terlibat dengan pihak yang bersngkutan, bahwa hal itu bisa dibilag dengan kata kasarnya yaitu dendam. Memang perhitungan dan pembalasan itu sngat merugikan pihak yang bersangkutan, bahkan bisa menjadi malapaetaka.

Pemulihan Nama Baik

Nama baik adalah salah satu dari tujuan utama hidup kita. Karena itu, seorang manusia, jika sudah mencoreng nama baik mereka, akan dengan susah payahnya, melakukan sesuatu untuk pemulihan nama baik mereka, yang berarti, menemukan dan memberitakan kembali jati diri mereka yang telah hilang atau tercoreng, dengan cara apapun, positive, maupun negative. 

sumber :

https://jalius12.wordpress.com/2010/03/28/pengertian-jujur/
http://media.kompasiana.com/mainstream-media/2013/05/08/arti-dari-sebuah-kejujuran-554116.html
http://www.artikelsiana.com/2015/01/pengertian-keadilan-macam-macam-keadilan.html#_
http://id.wikipedia.org/wiki/Pancasila#Sila_kelima
https://www.academia.edu/5210600/PENGERTIAN_KEADILAN_SOSIAL

Monday, 20 April 2015

MANUSIA DAN KEINDAHAN

KEINDAHAN

Apa itu keindahan?Dalam bentuk apapun kita memandangnya, kita dapat mengetahui bahwa kendahan itu adalah sesuatu yang baik, tidak ada rasa ancaman yang datang, dan rasa takut untuk merasakannya. Keindahan juga dapat diartikan sebagai sesuatu yang indah, tidak memiliki kecacatan, bersih, mulus, mempesona, sempurna, dan lainnya yang memiliki daya tarik dan sebagainya.Setiap manusia memiliki pengertian yang berbeda - beda akan apa itu keindahan, karena perasaan indah tentunya berbeda beda bagi setiap manusia. Mengapa perasaan tersangkut paut dalam pembahasan keindahan? Tentu saja, itu semua karena sebenarnya, bahasa keindahan itu sudah terikat erat dengan perasaan. Seperti yang disebutkan sebelumnya, keindahan menurut setiap manusia itu berbeda beda, dan itu semua karena perasaan yang dimiliki oleh setiap orang juga berbeda beda. Tak hanya perasaan yang terikat erat, tetapi visualitas juga begitu. Pandangan akan sesuatu juga berbeda beda bagi setiap manusia.Dalam pengertian structual, keindahan dibagi menjadi dua, yaitu, alami dan non alami;
  • Keindahan alami; Keindahan yang diluar campur tangan manusia, karena keindahan alami adala ciptaan tuhan YME, yang tentunya berada diluar kuasa tangan manusia, contohnya adalah, keindahan langit biru, pelangi, cahaya matahari terbenam atau terbit.
  • Keindahan non alami; Keindahan non alami tentu saja suatau keindahan yang dicampuri oleh tangan manusia. Biasanya, keindahana ini berunsur kesenian, seperti seni tari, musik dan lain-lain. 
RENUNGAN

Renungan memiliki arti yaitu tidak melakukan apa-apa(diam) namun di dalam nya kita memikirkan sesuatu,atau pun seseorang.Biasa nya seseorang merenung ketika iya ingin benar-benar merasakan,dan ingin mengungkapkan apa yang ada di dalam pikiran nya.hasil dari merenung yaitu Renungan,tidak jarang orang merenung lantaran dia sedang memikirkan jalan keluar atas masalah yang sedang di hadapinya saat itu,dan juga ketika seseorang tersebut ingin mengetahui kesalahan yang telah dia lakukan kepada orang lain namun dia tidak menyadari kesalahan itu.


KESERASIAN

Apa itu keserasian?
Keserasian adalah suatu kecocokan antara dua pihak yang berbeda. keserasian dari kata tunggak "serasi" bisa dikatakan bukan hanyak sekedar cocok dan wajar, tetapi lebih memiliki arti yang lebih dari kewajaran. Keserasian membuat suatu unsur menjadi satu, sehingga menciptakan keindahan, itulah mengapa keserasian bisa dihubungkan dengan keindahan.


sumber :
http://ade-firdiyantoro.blogspot.com/2011/05/pengertian-keindahan.html
https://ramiandiakbari.wordpress.com/2012/04/04/teori-teori-dalam-renungan/
https://adeadangsuryana.wordpress.com/tag/definisi-keindahan/

Monday, 23 March 2015

KONSEP IBD (ILMU BUDAYA DASAR) DALAM KESUSASTRAAN


1. PENDEKATAN KESUSASTRAAN

Ilmu Budaya Dasar berkaitan dengan budaya yang biasanya ada didalam keseharian dan budaya bangsa. Ilmu Budaya Dasar memiliki istilah yaitu, Humanities yang berasal dari bahasa latin yaitu, manusiawi, berbudaya, dan halus. Hal ini tentunya sangat baik jika kita pelajari, karena, dengannya kita akan mendapatkan ciri dari manusia yang baik dalam bermasyarakat. Istilah Humanities itu sendiri, berkaitan dengan cabang-cabang ilmu lainnya, seperti filsafat, teologi, seni, dan cabang-cabangnya termasuksatra, sejarah, cerita rakyat, dsb. Dari inti dari semua itu adalah mempelajari masalah manusia dan kebudayaan.

Sastra adalah karya, sama posisinya seperti karya-karya yang lain, seperti Cerpen, Puisi, lukisan, patung, Musik, Seni peran, dan apa saja yang merupakan hasil dari proses penciptaan. Sastra adalah sebuah karya yang diawali dengan kejujuran, diisi dengan kesungguhan hati dan diakhiri dengan kerelaan. Sastra dapat juga kita definisikan sebagai cinta pada ciptaan Tuhan. Seni pada mulanya adalah proses dari manusia, dan oleh karena seni bisa dilihat dalam intisari ekspresi dari kreasifitas manusia. Seni sangat sulit untuk dijelaskan dan juga sulit dinilai, bahwa masing-masing individu memilih sendiri peraturan dan parameter yang menuntunnya atau kerjanya, masih bisa dikatakan bahwa seni adalah proses dan produk dari kebebasan berekspresi, dan suatu set nilai-nilai yang menentukan apa yang pantas dikirimkan dengan ekspresi lewat suatu medium, untuk menyampaikan baik kepercayaan, gagasan, sensasi, atau perasaan dengan cara seefektif mungkin untuk medium itu. Seni merupakan suatu kebebasan.

2. ILMU BUDAYA DASAR YANG DIHUBUNGKAN DENGAN PROSA

Istilah Prosa banyak padannanya, yang berarti, kita dapat menyebutnya sebagai narative fiction, prose fiction, atau hanya fiction saja. Prosa, juga sering diterjemahkan menjadi cerita rekan dan didefinisikan sebagai bentuk cerita atau prosa kisahan yang mempunyai pemeran, lakuan, peristiwa, dan alur yang dihasilkan oleh daya khayal atau imajinasi. Prosa, pada umumnya, sebagai cerita reakaan, dipakai untuk roman, novel, atau prosa baru.

Dalam kesusastraan Indonesia, kita tentu saja mengenal dua bentuk atau jenis prosa berikut, yaitu, prosa lama dan prosa baru. Berikut contoh contoh dari kedua jenis prosa;

2.1. Prosa Lama
  • Dongeng - dongeng
  • Hikayat
  • Sejarah
  • Epos
  • Cerita pelipur lara
2.2. Prosa Baru
  • Cerita pendek
  • Roman/ novel
  • Biografi
  • Kisah
  • Otobiografi
3. NILAI - NILAI DALAM PROSA FIKSI

Prosa mempunyai nilai - nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra. Adapun nilai - nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra, antara lain;

3.1. Prosa Fiksi Memberikan Kesenangan

Keistimewaan kesenangan yang diperoleh dari membaca fiksi tak lain dari pembaca mendapatkan pengalaman sebagaimana mengalaminua sendiri peristiwa itu, atau, kejadi yang dikisahkan.

3.2. Prosa Fiksi Memberikan Informasi

Fiksi tidak snegaja memberikan informasi infromasi, yang terkadang tidak dijelaskan didalam ensiklopedia. 

3.3. Prosa Fiksi Memberikan Warisan Kultural

Prosa fiksi dapat juga menstimuli imaginasi kita, dan juga dapat menjadi sarana bagi pemindahan yang tak henti hentinya dari warisan buadaya bangsa.

3.4. Prosa Memberikan Keseimbangan Wawasan

Melewati prosa fiksi, kita dapat memperoleh kehidupan berdasarkan pengalaman pengalaman dengan banyaknya individu didunia ini. Tanpa kita sadari, fiksi juga memungkinkan kita memiliki lebih banyak kesempatan untuk memilih respon respon emosional atau rangsangan aksi, yang tentunya, akan sangat berbeda daripada apa yang disajikan dalam kehidupan kita sendiri.

4. ILMU BUDAYA DASAR YANG DIHUBUNGKAN DENGAN PUISI

Puisi adalah ekspresi pengalaman jiwa penyair mengenal kehidupan manusia, alam, dan Tuhan melalui media bahasa yang artistic/esthetic, yang secara padu dan utuh dipadatkan kata – katanya.

4.1. Kreativitas penyair dalam membangun puisi
  • Figura bahasa adalah perkataan yang merujuk kepada model-model aksi watak-watak.
  • Kata – kata yang bermakna ganda adalah kalimat yang mengandung 2 makna. Contoh : Sumbangan kedua sekolah itu telah kami terima. pertama. ada dua kali sumbangan yang diberikan oleh sekolah itu; atau kedua. ada dua sekolah yang menyumbang.
  • Kata – kata berjiwa adalah kalimat yang memiliki suatu kehidupan yang membangkitkan semangat pembaca. Contoh : "Hanya mereka yang berani gagal dapat meraih keberhasilan (Robert F. Kennedy)"
  • Kata – kata yang sudah diberi nilai-nilai, rasa, dan asosiasi-asosiasi tertentu adalah kata –kata konotatif.
4.2. Alasan – alasan yang mendasari penyajian puisi
  • Hubungan puisi dengan pengalaman hidup manusia.
  • Puisi dan keinsyafan/kesadaran individual.
  • Puisi dan keinsyafan social.


Sumber :

http://nataliashintia14.blogspot.com/2012/10/bab-3-manusia-dan-pendekatan.html
http://www.goodreads.com/quotes/244391-kesusastraan-adalah-hasil-proses-yang-berjerih-payah-dan-tiap-orang
http://www.scribd.com/doc/85048850/konsepsi-ibd-dengan-Kesusastraan
http://ms.wikipedia.org/wiki/Figura
http://www.imammurtaqi.com/2012/04/kalimat-bermakna-ganda-ambigu.html